Sabtu, 08 Januari 2011

Sejarah Arung Jeram

Arung Jeram atau Olah Raga Arus Deras atau bahasa kerennya Rafting atau ada juga yang bilang White Water (bhs org Amrik) adalah olah raga yang cukup menantang, beresiko namun menyenangkan. Olahraga ini dilakukan di sungai-sungai yang berjeram dengan menggunakan prahu karet. Dahulu kala sebenaranya manusia sudah melakukan pengarungan sungai dengan prahu dari batang pohon yang dilubangi seperti yang dilakukan pada suku pedalaman Canada. Kemudian orang - orang Carib Indian mengembangkan dan menyebutnya Pirogue atau Dog Out Canoe (istilah orang-orang primitif). Orang-orang Maoris dari New Zeland mengembangkannya dengan ukuran yang lebih besar digunakan untuk mengangkut pasukan tempur mereka. Orang eskimo menciptakan Skin Covered Craft yaitu prahu yang dibungkus kulit binatang agar tidak tertembus air.

pirogue

Pada abad ke 19 seorang pramuka bernama Mc Gregor mengembangkan kendaraan air ini untuk olahraga dan wisata. Setelah Perang Dunia ke II perahu bekas Angkatan Laut Amerika juga digunakan untuk mengarungi sungai, namun dengan bentuk prahu yang bulat seperti keranjang (Basket Boat) tidaklah pas buat mengarungi jeram karena mudah terisi air.

Pada tahun 1950 kegiatan mengarungi sungai berjeram ini semakin digemari dan mulai dikembangkan dengan membuat prahu yang tepat untuk mengarungi jeram. dengan bagian depan yang lebih tinggi dan terbuat dari karet (raft). Maka orang - orang eropa menyebut kegiatan ini dengan istilah Rafting. Sedangkan orang-orang amerika menyebut olahraga ini dengan White Water. Hingga tahun 1983 para pengarung jeram ini selalu mempunyai masalah ketika air masuk ke prahu, mereka harus menguras dengan ember, maka akan menjadi gawat ketika ember yang mereka bawa saat pengarungan hilang. Hingga akhirnya di tahun 1983 ini pula seorang bernama Jim Cassady memproduksi prahu dengan tipe Self Bailer, yaitu prahu dengan lantai yang berisi udara dan sekelilingnya diberi lobang untuk membuang air. Denagn lantai yang berisi udara maka secara otomatis dia juga mempunyai daya apung, sehingga ketika air masuk ke prahu maka denga daya apung tersebut air akan keluar lewat lubang-lubang disekelilingnya.

Arung Jeram di Indonesia. Awal dari sejarah arung jeram di Indonesia tak lepas dari nama WANADRI dan Sungai Citarum. Pada tahun 1975 WANADRI menggelar Citarum Rally yang diikuti para penggiat alam bebas Bandung kala itu. Dua tahun kemudian 1977 digelar lagi Lomba Arung Jeram Citarum. Dari 2 kegiatan yang diselenggarakan WANADRI ini baru resmi di perkenalakn ke kurikulum kepecinta alaman di Gladian Pecinta Alam ke V di Cipatat tahun 1978.

Arung jeram wisata atau Fun Rafting Sungai Elo, Magelang

Dari masa itu masih sering terjadi kecelakaan di dunia arung jeram hingga mengakibatkan meregangnya nyawa para penggiatnya. namun seiring berjalannya waktu standarisasi keamanan atau safety procedur dalam berarung jeram semakin ditingkatkan untuk meminimalisir kecelakaan di dunia arung jeram. Hingga saat ini arung jeram sudah bnayak dikenal dan dijadikan kurikulum di setiap organisasi kepecinta alaman di lingkungan perguruan tinggi atau MAPALA. Selain itu juga masyarakat awam juga sudah banyak yang mengenal arung jeram melalui paket wisata yang ditawrkan para operator arung jeram komersial.

diambil dari berbagai sumber :

http://www.faji.org/?go=event_citarum&p=sejarah_arung_jeram_citarum

http://mahatala-uhn.tripod.com/isi/sejarahaj.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar